Wednesday, December 5, 2012

IBADAT AWAL TAHUN PELAJARAN


PENGANTAR
Awal yang baik sangat menentukan berhasilnya suatu usaha. Karena itu, perlu sekali kita mengawali kegiatan belajar-mengajar sepanjang tahun ini dengan baik. Untuk itu kita sekarang berhimpun bersama dalam nama Tuhan karena Dia-lah sumber dari segala kebaikan.
Dalam Ibadat ini kita mau menyerahkan kegiatan sepanjang tahun ini ke tangan Tuhan, agar Dia selalu mendampingi dan menuntun langkah kita. Kita juga akan mohon semangat belajar yang rajin dan tekun. Selain itu, kita juga mohon semangat kerjasama yang baik antar semua yang terlibat dalam kegiatan belajar-mengajar di sekolah ini: para guru, karyawan, dan siswa beserta orangtua masing-masing.
Hening Sejenak
TOBAT
P          Marilah kita mohon belaskasih Tuhan, agar dibebaskan dari segala sesuatu yang menghambat terciptanya suasana belajar-mengajar yang baik di sekolah kita.
P          Tuhan Yesus Kristus, Engkau datang ke dunia untuk mengajarkan kasih kepada Allah dan kasih antara sesama manusia.
Tuhan, kasihanilah kami.
S          Tuhan, kasihanilah kami.
P          Engkau sendiri mengajar orang-orang yang kaupilih menjadi Murid-Mu.
Kristus, kasihanilah kami.
S          Kristus, kasihanilah kami.
P          Engkau mewariskan ajaran-Mu sebagai pegangan hidup bagi umat manusia.
Tuhan, kasihanilah kami.
S          Tuhan, kasihanilah kami.
P          Semoga Allah yang mahakuasa mengasihi kita, mengampuni dosa kita, dan mengantar kita ke hidup yang kekal.
S          Amin.
DOA PEMBUKA
P          Marilah kita berdoa (bersama-sama)
Hening sejenak
Allah Bapa, Putra dan Roh Kudus yang Maha Baik,
perencana dan penyelenggara hidup kami,
Kami para siswa, guru, dan segenap karyawan SD Katolik Santo Yustinus de Yacobis Krian,
pada saat ini berkumpul di rumah-Mu yang kudus,
untuk mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih kami kepada-Mu,
karena Engkau telah membimbing dan terus memelihara Sekolah milik-Mu ini.
Kami mohon kepada-Mu,
Berkatilah kami semua,
Para siswa, guru dan karyawan semuanya,
Agar bersama-sama dapat berjuang, bekerja-sama, bahu-membahu,
Sehingga tercipta suasana yang menyenangkan dan penuh semangat,
Dalam proses belajar-mengajar yang berguna bagi persiapan masa depan kami.
Dampingilah kami selama tahun ajaran ini,
Jauhkanlah segala sesuatu yang dapat merintangi kegiatan belajar di sekolah kami.
Semua ini kami mohon dengan perantaraan Yesus Kristus, Putra-Mu, Tuhan kami,
Yang bersama dengan Engkau dalam persekutuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa, kini dan sepanjang masa. Amin.

BACAAN PERTAMA                                                                                                      Sir 51:13-19
Waktu saya masih muda, sebelum memulai perjalanan-perjalanan saya, saya pergi ke Rumah Allah dan berdoa dengan sungguh-sungguh memohon kebijaksanaan. Dan saya akan tetap mencarinya sampai akhir hidup saya. Sejak muda saya bergembira atas kebijaksanaan yang berkembang seperti buah anggur yang menjadi masak. Sejak kecil saya biarkan diri dibimbing olehnya. Baru saja saya mulai mendengarkannya, saya mendapat kebijaksanaan dan banyak pengajaran. Saya terus maju dan menghormati orang yang telah memberi saya kebijaksanaan. Saya bertekad untuk hidup bijaksana. Dengan giat saya mencari apa yang baik, dan saya tidak dikecewakan. Saya berjuang untuk memperoleh kebijaksanaan dan dengan cermat mentaati hukum Tuhan. Waktu berdoa saya merasa sedih kalau menyadari betapa saya masih kurang bijaksana.
L          Demikianlah sabda Tuhan.
S          Syukur kepada Allah.
MAZMUR TANGGAPAN (Mzm 19:8-11) atau bisa diganti dengan sebuah lagu
BAIT PENGANTAR INJIL
BACAAN INJIL                                                                                                            Mat 25:14-30
Seorang laki-laki hendak berangkat ke tempat yang jauh. Ia memanggil pelayan-pelayannya, lalu mempercayakan hartanya kepada mereka. Kepada setiap pelayan itu ia memberi menurut kesanggupan masing-masing. Kepada yang seorang ia memberi lima ribu uang emas. Kepada yang lainnya ia memberi dua ribu uang emas. Dan kepada seorang lagi ia memberi seribu uang emas. Lalu ia berangkat. Pelayan yang menerima lima ribu uang emas itu segera pergi berdagang, lalu mendapat keuntungan lima ribu uang emas lagi. Begitu juga pelayan yang menerima dua ribu uang emas itu mendapat untung dua ribu lagi. Tetapi pelayan yang menerima seribu uang emas itu pergi menggali lubang di tanah, lalu menyembunyikan uang tuannya di situ.
Lama sekali sesudah itu, tuan dari pelayan-pelayan itu pulang, dan mulai mengadakan perhitungan dengan mereka. Pelayan yang menerima lima ribu uang emas itu datang, dan menyerahkan sepuluh ribu. 'Tuan,' katanya, 'Tuan menyerahkan lima ribu uang emas kepada saya. Lihatlah, saya berhasil mendapat keuntungan lima ribu lagi.' 'Bagus,' kata tuan itu, 'engkau adalah pelayan yang baik dan setia. Karena engkau dapat dipercayai dengan yang sedikit, saya akan mempercayakan yang banyak kepadamu. Masuklah dan ikutlah bersenang-senang dengan saya!'
Lalu pelayan yang menerima dua ribu uang emas itu datang, dan berkata, 'Tuan, Tuan sudah menyerahkan dua ribu uang emas kepada saya. Lihatlah, saya berhasil mendapat keuntungan dua ribu lagi.' 'Bagus,' kata tuan itu, 'engkau pelayan yang baik dan setia. Karena engkau dapat dipercayai dengan yang sedikit, saya akan mempercayakan yang banyak kepadamu. Masuklah dan ikutlah bersenang-senang dengan saya!'
Kemudian pelayan yang menerima seribu uang emas itu datang, dan berkata, 'Tuan, saya tahu Tuan seorang yang keras. Tuan memetik buah di tempat Tuan tidak menanam, dan memungut hasil di tempat Tuan tidak menabur benih. Saya takut, jadi saya pergi menyembunyikan uang Tuan di dalam tanah. Inilah uang Tuan.' 'Engkau pelayan yang jahat dan malas!' kata tuan itu. 'Bukankah engkau sudah tahu bahwa saya memetik buah di tempat saya tidak menanam, dan memungut hasil di tempat saya tidak menabur benih? Kalau begitu, seharusnya engkau menyimpan uang saya itu di bank, supaya pada waktu saya pulang, saya dapat menerima kembali uang saya itu dengan bunganya. Karena itu, ambillah uang itu dari dia, dan berikanlah kepada orang yang mempunyai sepuluh ribu uang emas itu. Karena orang yang sudah mempunyai, akan diberi lebih banyak lagi, dan ia akan berkelebihan. Tetapi orang yang tidak punya, sedikit yang masih ada padanya akan diambil juga. Dan pelayan yang tidak berguna itu, buanglah dalam kegelapan di luar. Di sana ia akan menangis dan menderita!' "
P          Demikianlah Injil Tuhan
S          Terpujilah Kristus

RENUNGAN

DOA UMAT
I           : Saudara sekalian marilah kita memanjatkan doa-doa kepada Allah yang telah mengaruniakan aneka talenta kepada kita.
P          : Untuk semua pihak yang ikut menentukan kebijakan pendidikan di negara kita : Ya Bapa, semoga mereka dapat merumuskan arah pendidikan nasional dengan tepat. Marilah kita berdoa :
S          : Tuhan, bimbinglah umat-Mu selalu
P          : Untuk para guru dan karyawan di sekolah kita : Ya Bapa, semoga para guru dan karyawan selalu Kau beri anugerah kesehatan yang prima sehingga dapat mencurahkan pikiran dan perhatian untuk perkembangan para siswa. Marilah kita berdoa :
S          : Tuhan, bimbinglah umat-Mu selalu
P          : Untuk anak-anak yang masih mengalami kesulitan mencari sekolah : Ya Bapa, semoga mereka segera menemukan tempat yang cocok untuk pengembangan dirinya. Marilah kita berdoa :
S          : Tuhan, bimbinglah umat-Mu selalu
P          : Untuk kita semua yang berhimpun di sini : Ya Bapa, semoga kami dapat menyesuaikan diri dengan rencana belajar mengajar yang sudah ditentukan. Marilah kita berdoa :
S          : Tuhan, bimbinglah umat-Mu selalu
S          : (didoakan oleh semua siswa-siswi bersama-sama) Allah Bapa di surga, Terima kasih Tuhan, karena Engkau sudah memberikan kepada kami waktu liburan yang cukup lama, sehingga tubuh, pikiran dan jiwa kami bisa disegarkan kembali. Saat ini Tuhan, kami akan kembali belajar. Kami mohon pimpinan-Mu Tuhan, agar kami dapat belajar dengan baik, dengan semangat yang baru dan pikiran yang jernih. Bimbinglah kami dalam melakukan setiap tugas yang diberikan kepada kami, agar setiap tugas itu dapat kami selesaikan dengan baik dan tepat pada waktunya.
I           : Ya Allah, guru yang bijaksana, sudilah mendengarkan permohonan kami. Dampingilah dan tuntunlah semua yang terlibat dalam proses belajar mengajar di sekolah kami. Semoga mereka semua dapat bekerja sama serasi demi berhasilnya upaya pendidikan sepanjang tahun ini. Demi Kristus, Tuhan kami.
S          : Amin

BAPA KAMI

DOA PENUTUP
Allah Bapa yang maha baik dan maha bijaksana, kembali kami mengucapkan syukur dan terima kasih, atas penyelenggaraan-Mu pada hari ini, bahwa kami Engkau perkenankan berkumpul dan berdoa kepada-Mu. Semoga permohonan dan harapan kami yang telah kami panjatkan kepada-Mu, Engkau berkenan mendengarkan dan mengabulkannya. Karena hanya kepada-Mu pula seglanya kami percayakan, hanya kepada-Mu pula segalanya kami persembahkan, yaitu rencana, usaha dan penyelenggaraan pendidikan di sekolah kami ini. Semoga hanya dalam nama-Mu pula semuanya dapat berjalan dan terselenggara. Bimbinglah dan tuntunlah kami hanya kepada yang baik dan membangun, bebaskanlah kami dari segala cobaan dan mara bahaya, bawalah kami ke dalam suka cita sejati. Demi Yesus Kristus Putera-Mu, Tuhan dan pengantara kami. Amin.



Orang-orang yang berhenti belajar akan menjadi pemilik masa lalu.
Orang-orang yang masih terus belajar, akan menjadi pemilik masa depan



No comments:

Post a Comment